JAKARTA, SRIKANDICUP.COM-Tenaga Baru Pontianak (Tenaga Baru) menyampaikan pengunduran dirinya dari Srikandi Cup melalu surat resmi pada 1 Agustus 2019 lalu. Dalam surat pengunduran dirinya, Tenaga Baru Pontianak menyatakan bahwa pengalaman selama 3 musim mengikuti kompetisi basket putri kasta tertinggi dirasa sudah cukup dan ingin memberi kesempatan kepada klub-klub daerah lainnya untuk berpartisipasi dalam Srikandi Cup. Surat yang ditandatangani Maria Enny Kosasih, Ketua Klub Tenaga Baru Pontianak juga menjadi konfirmasi bagi akhir dari perjalanan Tenaga Baru Pontianak di kompetisi kasta tertinggi. Selama 3 musim, Tenaga Baru mampu berkembang menjadi kekuatan baru dalam peta basket putri di Indonesia. Prestasi Tenaga Baru yang tertinggi di gapai pada akhir musim 2018, dimana tim asal Pontianak ini mampu merebut peringkat ketiga di akhir musim kompetisi.

Seluruh elemen Srikandi Cup mengucapkan terima kasih atas partisipasi Tenaga Baru selama 3 musim terakhir dalam membangun kompetisi basket putri di Indonesia. Perjalanan Tenaga Baru di Srikandi Cup selama ini memberikan warna tersendiri yang membuat Srikandi Cup semakin seru dan menarik untuk disaksikan. Srikandi Cup juga mendoakan semua yang terbaik bagi Tenaga Baru Pontianak pada perjalanan selanjutnya baik dalam kompetisi maupun pembinaan. Dengan pengunduran diri Tenaga Baru, jumlah peserta Srikandi Cup musim depan saat ini tinggal menyisakan 6 tim kontestan. Jumlah ini merupakan angka terendah dalam 3 tahun terakhir, namun secara umum 6 tim adalah jumlah tim terbanyak yang dicatatkan oleh kompetisi basket putri sebelum Srikandi Cup seperti WNBL Indonesia (6 tim), dan WIBL Indonesia (4 tim).

Mundurnya Tenaga Baru Pontianak juga dipastikan tidak akan mempengaruhi agenda dan kalender Srikandi Cup musim 2020 yang akan diputar mulai bulan Januari 2020. Srikandi Cup 2020 akan dimainkan di 4 kotta yang terdiri dari 4 babak reguler dan 1 babak playoffs. Selain itu Srikandi Cup musim 2020 juga akan memperkenalkan turnamen pra musim, langkah ini merupakan langkah penting mengingat turnamen ini bisa jadi akan menjadi turnamen pra musim yang pertama kali diadakan bagi klub basket putri di Indonesia. (TSA)