(srikandicup.com) -  Persatusan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) pada hari ini (22 Februari) merilis 20 nama calon pemain Tim Nasional Putri yang akan dipanggil untuk mengikuti Pemusatan latihan di Kota Cirebon pada 27 Februari mendatang dalam seleksi tahap yang kedua. Pemanggilan ini merupakan bagian dari persiapan Tim Nasional Putri Indonesia yang akan berlaga di Asian Games ke-18 di Jakarta, dan Palembang bulan Agustus 2018 mendatang. Sebelumnya, pada seleksi tahap pertama yang lalu di Cirebon, dipanggil beberapa pemain muda yang menunjukan potensi pada gelaran Srikandi Cup Seri I di Makassar.

Adapun ke-20 nama yang terpanggil untuk mengikuti seleksi tahap yang kedua adalah:

  1. Rohtriastari (Surabaya Fever)
  2. Priscillia Karen (Tenaga Baru Pontianak)
  3. Tiara Aulia Denaya (Tanago Friesian Jakarta)
  4. Helena Tumbelaka (Merpati Bali)
  5. Dora Lovita (Merpati Bali)
  6. Henny Sutjiono (Surabaya Fever)
  7. Vonny Hantoro (GMC Cirebon)
  8. Christine Tjundawan (Tanago Friesian Jakarta)
  9. Adelaide Wongsohardjo (Bima Sakti Malang)
  10. Faizzatus Shoimah (Bima Sakti Malang)
  11. Clarita Antonio (Surabaya Fever)
  12. Husna Latifah (Merpati Bali)
  13. Natasha Debby (Surabaya Fever)
  14. Ivonne Sinatra (Surabaya Fever)
  15. Chelly Marcelina (Sahabat Semarang)
  16. Dyah Lestari (Sahabat Semarang)
  17. Gabriel Sophia (Surabaya Fever)
  18. Nathania Claresta Orville (Surabaya Fever)
  19. Kadek Pratita Citta Dewi (Merpati Bali)
  20. Putu Eka Liana Febriananda (Merpati Bali)

Ke-20 nama tersebut akan menjalani seleksi tahap kedua di GMC Arena Cirebon mulai tanggal 27 Februari - 4 Maret 2018 mendatang di bawah pengawasan Kepala Pelatih Arief Gunarto. Secara garis besar, nama-nama yang dipanggil oleh Tim Nasional kali ini merupakan perpaduan antara pemain senior dan yunior, banyak dari nama-nama tersebut yang belum memiliki cap Internasional bersama Tim Nasional senior, meski demikian, nama-nama tersebut menunjukkan kualitas permainan yang baik sepanjang seri I dan seri II Srikandi Cup yang digelar di Makassar dan Surabaya. Selain pemain-pemain yang bermain di Srikandi Cup, seleksi tahap kedua ini juga menyertakan Adelaide Wongsohardjo dan Faizzatus Shoimah yang merupakan pemain paling muda dibanding pemain-pemain lainnya di tim ini. Keduanya malang melintang bersama Jawa Timur pada tahun 2017 yang lalu di berbagai ajang kelompok umur dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional. Adelaide sendiri sudah sempat merasakan panggilan dari Tim Nasional untuk Asian Games tahun lalu, namun Adelaide yang digadang-gadang sebagai the next big thing ini belum berhasil menembus 12 besar pemain yang ditunjuk oleh Kepala Pelatih Kim Dong Won untuk berangkat ke Kuala Lumpur.

Nama Anjelin Rosmika Simanjuntak (Tenaga Baru Pontianak), dan Agustin Gradita (Merpati Bali) semula sempat terjaring dalam radar 20 pemain untuk seleksi tahap kedua di Cirebon, akan tetapi kedua pemain tersebut mengalami cedera yang cukup parah dan tidak dimungkinkan untuk mengikuti pemusatan latihan dalam waktu dekat. Kedua nama tersebut digantikan oleh Ivonne Sinatra (Surabaya Fever) dan Dyah Lestari (Sahabat Semarang). 

Natasha Debby, pemain asal Surabaya Fever, menanggapi pemanggilan dirinya ke Tim Nasional kali ini dengan antusias. Ini merupakan langkah awal Debby untuk bersiap menyambut Asian Games yang pertama dalam karirnya, selain itu mayoritas nama-nama muda yang dipanggil dalam seleksi kali ini juga menjadi satu hal yang dianggap baik oleh Debby. "Mungkin ini merupakan rencana jangka panjang PP Perbasi untuk membentuk tim nasional yang lebih baik." ujar Debby ketika dimintai pendapatnya terkait skuad yang mayoritas dihuni oleh banyak pemain muda. "Asian Games tentu akan lebih berat dibanding SEA Games, dimana rata-rata negara yang bertanding di Asian Games memiliki kualitas yang baik. Kurangnya pengalaman Internasional bisa jadi hambatan, namun dengan persiapan yang baik saya rasa kami bisa bersaing." ujar Debby lagi.

Senada dengan Debby, Helena Tumbelaka (Merpati Bali) mengatakan bahwa dirinya senang dan antusias menghadapi seleksi tahap kedua minggu depan. Sebelumnya Helena menembus 24 besar seleksi untuk Tim Nasional dalam persiapan menjelang SEA Games tahun lalu, sebelum terhenti dan harus absen lama dari lapangan karena menderita cedera ACL. Meski demikian, Helena juga merasa sedikit tegang mengingat persaingan untuk memperebutkan tempat utama untuk Tim Nasional akan semakin ketat kedepannya. "Fisik dan Hati harus semakin kuat." ujar Helena ketika disinggung mengenai persiapannya menjelang seleksi kedua untuk Tim Nasional.

Setelah seleksi tahap yang kedua nanti, Tim Nasional Putri akan mengurangi jumlah pemain hingga mencapai angka 15 pemain saja, sebelum melakukan uji-tanding ke Asia Timur bulan Mei mendatang. Kepala Pelatih Tim Nasional Putri, Arif Gunarto menerangkan bahwa 20 nama yang dipanggil kedalam seleksi tahap kedua merupakan pemain-pemain terbaik yang ada di Indonesia saat ini. Meski demikian, Arif Gunarto tidak menutup kemungkinan adanya nama-nama baru untuk bergabung ke dalam seleksi di masa datang. "Kami akan pantau terus perkembangan permainan dan fisik pemain-pemain di Srikandi Cup seri Jakarta dan Cirebon, apabila ada pemain di luar 20 nama tersebut yang menunjukkan performa baik, bukan tidak mungkin kami akan memanggil nama-nama baru untuk ikut bergabung dalam seleksi." 

Tim Nasional Putri akan bertanding di Hall Basket Senayan Bulan Agustus mendatang dalam ajang Asian Games ke-18 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang. Bagi sebagian besar pemain, Asian Games mendatang merupakan penampilan perdana mereka di pesta olahraga terbesar se-Asia. Aksi-aksi calon pemain Tim Nasional ini dapat disaksikan secara langsung pada Srikandi Cup seri Jakarta yang diselenggarakan pada 19-24 Maret mendatang. (TSA)

Foto: Mei Linda