(srikandicup.com) - MP Samator berhasil menuntaskan misinya membalas kekalahan pada Sahabat Semarang di seri ketiga Jakarta kemarin, setelah pada pertandingan play off yang dilangsungkan sore tadi di GOR GMC Arena, Cirebon, mereka berhasil revans dengan skor 40-33. 

Christie Rumambi dan Calista Elvira sama-sama mencetak sembilan poin buat tim MP Samator Jakarta. Hal yang sama juga dibuat oleh pemain Sahabat Semarang Sitha Marino yang juga berhasil mengemas sembilan angka.

Sahabat Semarang harus membayar mahal dengan cederanya kapten tim sekaligus pengatur serangan mereka Dewi Putri Sungging Sari (lutut) di kuarter kedua akhir.

Meski unggul 17-16 di babak pertama, Sahabat Semarang harus membayar mahal dengan cederanya kapten tim sekaligus pengatur serangan mereka Dewi Putri Sungging Sari (lutut) di kuarter kedua akhir. Bermain selama kurang lebih 12 menit, Sungging berperan besar untuk sebagai penyimbang timnya yang sebagian besar dihuni oleh para pemain muda.

Kehilangan salah satu roh permainannya, membuat Xaverius Wiwid kepala pelatih Sahabat Semarang beserta dengan asistennya Gogor Gubah Nugroho, meramu ulang kembali irama permainan timnnya. Nia Titin pemain nomor punggung 22 Sahabat, didaulat untuk menggantikan peran Sungging dibantu secara bergantian oleh rekannya Eilyin.

Sementara MP Samator yang dibabak play off ini diperkuat kembali oleh Michelle Kurniwan  setelah pada seri Jakarta kemarin absen, mencoba mengambil momentum dengan hilangnya Sungging di kuarter ketiga ini. Momentum kebangkitan MP Samator berawal dari sebuah under basket sebelum buzzer berbunyi yang dilepaskan pemain MP Samator Jessi Kristina (nomor punggung 22), menipiskan ketinggalan mereka dari Sahabat hanya tinggal selisih satu angka saja 29-28.

Isabelle Suryaman guard energik MP Samator menjadi salah bintang utama yang membawa kemenangan timnya lewat tembakan tiga angka di awal kuarter akhir, serta upaya lay up, memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Sahabat Semarang, menjadikan tim asal ibukota tersebut unggul empat poin 31-29.

zas
Dyah Lestari Tengah Berebut Bola dengan pemain-pemain MP Samator

Menemukan kepercayaan diri yang cukup tinggi, MP Samator tidak dapat terbendung bahkan mereka mampu mencetak angka tambahan lagi (40) sementara Sahabat masih berkutat diskor 29 saja,. Xaverius Wiwid segera mengambil inisiatif time out dan memberikan istruksi baru untuk timnya. Sayangnya usaha tersebut tidak menghasilkan raihan hasil yang maksimal. MP Samator akhirnya berhasil revans atas kekalahannya lalu, sekaligus lolos ke Semifinal. Dibabak semifinal besok, MP Samator akan berhadapan dengan pemenang Surabaya Samator versus Flying Makassar (yang sedang berlangsung).

“Play off situasinya lain. Baik dari jam terbang dan faktor lainnya. Mungkin kami sedikit terlena dengan kemenangan di seri kemarin atas MP Samator." - Xaverius Wiwid 

“Play off situasinya lain. Baik dari jam terbang dan faktor lainnya. Mungkin kami sedikit terlena dengan kemenangan di seri kemarin atas MP Samator. Hal lainnya, hilangnya Sungging (cedera lutut di akhir kuarter kedua) saya akui memberikan pengaruh signifikan kepada mereka, pede pemain saya jadi hilang, Sebab dia adalah leader di tim ini. Namun harusnya hal ini tidak terlalu berpengaruh, karena saya selalu menekankan kepada mereka untuk tidak bergantung penuh kepada pemain senior. Tapi yah itu para pemain saya masih muda dan belum sepenuhnya matang,” ujar Xaverius Wiwid, pelatih Sahabat Semarang.

“Pertama saya harus memberikan apresiasi kepada Sahabat, mereka sebenarnya bermain bagus, terlepas hilangnya Sungging sebenarnya mereka masih mengancam kami. Para pemain masih struggling dengan dirinya masing-masing, mungkin ini efek atas kekalahan atas Sahabat di seri tiga kemarin. Jadi seperti ada pressure dan tidak bermain lepas. Tapi saya bersyukur semua pemain akhirnya bisa bangkit, terutama momentum tembakan tiga angka dan lay up Isabelle Suryaman, yang membuat kami akhirnya bisa bermain bagus di kuarter akhir. Menghadapi semifinal besok siapapun lawan kami, saya ingin para pemain menikmati pertandingan. Memang target realistis kami adalah peringkat ketiga tapi kita berusaha saja yang terbaik pada game besok,” komentar Nina Yunita, pelatih MP Samator Jakarta. (DPA)