SEMARANG – Merpati Bali berhasil memetik kemenangan kembali atas GMC Cirebon di seri 3 Srikandi Cup yang berlangsung di GOR Sahabat Semarang , setelah pada pertandingan hari ini, Jumat (5/4/2019) mereka menang atas lawannya 47-40. Meski menang penampilan anak asuh Bambang Asdianto Pribadi itu tidak seperti pertemuan pertama sebelumnya, dimana Merpati Bali dapat mengatasi GMC Cirebon dengan skor 68-46.

Pada pertandingan hari ini, Merpati merotasi Ni Putu Eka Febiananda, Audy dan Tania Rasidi, sementara GMC Cirebon tidak diperkuat oleh kapten tim mereka Christie Rumambi. GMC Cirebon memberikan kejutan dengan unggul sementara 11-7 pada kuarter pertama. Kuarter kedua GMC masih bisa unggul hingga 19-13. Tapi Merpati Bali secara perlahan dapat menyamakan kedudukan menjadi 19 sama berkat tambahan enam angka beruntun yang di kemas Dora Lovita. Hingga babak pertama Dora Lovita sudah mencetak tujuh angka, sama dengan yang dibuat lawannya Nurlaela Azhara.

Satu menit lepas turun minum Merpati harus kehilangan kapten tim mereka Helena Tumbelaka yang mendapat cedera ringan. Ia pun segera digantikan oleh Fitria Madjid. Kedua tim pun masih imbang berbagi angka sama 23-23 higga lima menit waktu berjalan. Namun di akhir kuarter ketiga, kembali GMC Cirebon yang di arsiteki oleh pelatih asal Korea Tae Hi Han berhasil unggul satu angka saja 34-33.

Kuarter pamungkas, Merpati Bali meningkatkan intensitas permainannya. Merpati Bali pun berbalik unggul lewat tembakan tiga angka Kadek Citta Pratita Dewi (36-34). Pemain yang akrab disapa Cita ini akhirnya juga berhasil mengoleksi total 12 angka di akhir pertandingan, terbanyak diantara teman-temannya. Sedangkan Dora Lovita menyusul di belakangnya dengan 11 poin, empat rebound dan dua assist. Nurlaela Azhara, pemain GMC bernomor punggung 21 mencetak 10 poin untuk timnya.

“Fisik kami habis di kuarter keempat. Sebenarnya game plan yang diberikan coach Tae Hi Han sudah bagus, tapi karena kendala fisik kami akhirnya kalah melawan Merpati Bali, komentar Isabelle Suryaman yang pada pertandingan hari ini mengoleksi delapan poin dan delapan rebound serta tiga steal.

“Tembakan kami buruk pada game hari ini. Itu yang menyebabkan kinerja kami sedikit tersendat. Game plan hari ini sebenarnya kami ingin bermain di dalam, tapi eksekusi tembakan kami tidak berjalan dengan sempurna. Hingga first half tembakan kami 0 dari 18 kali usaha. Sementara lawan 21 kali mendapatkan angka dari usaha free throw,” ucap Bambang Asdianto Pribadi yang meski menang namun tidak terlalu puas dengan penampilan timnya pada sore hari ini. (DPA)