(srikandicup.com)-Merah Putih Samator Jakarta sukses menempati peringkat ketiga Srikandi Cup 2017-2018 Seri Makassar setelah mengalahkan Tenaga Baru Pontianak dengan skor 55-58 melalui pertandingan yang ketat. Dalam pertandingan ini, Merah Putih Samator Jakarta secara mengejutkan mampu meredam agresivitas Fanny Kalumata,dkk yang di atas kertas memiliki materi yang lebih mentereng ketimbang MP Samator. Absennya motor permainan Merah Putih Samator Jakarta, Isabelle Suryaman yang harus menepi karena cedera lutut tidak menjadikan Merah Putih Samator Jakarta melemah, situasi ini berhasil ditanggapi dengan positif oleh rekan-rekan Isabelle di tim, yang menampilkan permainan luar biasa untuk mengatasi Tenaga Baru Pontianak.

Dalam pertandingan ini, Tenaga Baru tampil meyakinkan karena mampu memaksimalkan setiap possession bola menjadi poin. Dua foul yang dilakukan Anjelin Rosmika di awal pertandingan memaksa Pelatih Irma Amelya untuk mengistirahkan Anjelin. Tenaga Baru selalu memimpin atas MP Samator sejak kuarter pertama hingga ketiga. Fanny Kalumata dengan mantap memimpin Tenaga Baru untuk dapat mempertahankan keunggulannya melalui tembakan medium shot dan lemparan bebas. Tenaga Baru Pontianak juga sukses mencetak 14 poin tanpa balas secara berturut-turut ke jaring MP Samator sebelum kuarter kedua berakhir(28-14). Tertinggal 10 angka di paruh pertama pertandingan (28-18), MP Samator mendapatkan nafas baru ketika paruh kedua berlangsung.  Rangkaian tembakan tiga angka yang dilesakkan Devina Euginia, Jessica Febriani, Jessie Kristina, dan Bella Sthefani di paruh kedua menjadi suntikan darah untuk MP Samator yang mampu memangkas ketertinggalan dan berbalik unggul dalam 5 menit awal kuarter ketiga.

Meski demikian, Tenaga Baru Pontianak tetap menunjukkan mentalitasnya sebagai tim papan atas. Lebih banyak mengandalkan sisi dalam lapangan permainan, Tenaga Baru Pontianak secara konsisten menghasilkan poin melalui tembakan bebas serta poin dari paint area untuk menjaga keunggulan atas MP Samator. Eksploitasi sisi dalam lapangan memaksa Nina Yunita untuk merotasi dua starter MP Samator, Christie Rumambi dan Michelle Kurniawan yang melakukan 4 kali personal foul. Tenaga Baru Pontianak yang selama 32 menit pertandingan memimpin atas MP Samator akhirnya tersusul di 2 menit akhir kuarter keempat. Rotasi pemain yang jitu dari Nina Yunita berbuah manis dan memastikan MP Samator mengunci peringkat ketiga dalam kompetisi ini.

Michelle Kurniawan, amunisi muda dari Merah Putih Samator Jakarta secara mengejutkan mampu tampil sebagai penyelamat Merah Putih Samator Jakarta melalui tembakan-tembakan tiga angkanya yang menghujam jaring Tenaga Baru Pontianak sebanyak 4 kali. Seusai pertandingan Michelle mengatakan bahwa kemenangan ini bukan semata-mata karena dirinya. “Kami punya Coaching Staff yang terbaik, mempersiapkan kami dengan matang. Kami juga bermain secara tim, dan malam ini Tim Merah Putih Samator yang menang, bukan Michelle tapi tim.” Kepala Pelatih MP Samator, Nina Yunita mengatakan bahwa kemenangan atas Tenaga Baru di Makassar sangat berarti. “MP Samator melakukan segala sesuatu step by step. Tahun lalu di Surabaya kita ada di nomor 4, dan fokus saya membawa anak-anak naik ke peringkat yang lebih tinggi dibanding sebelumnya. Saya percaya anak-anak bisa bersaing di level ini, kemenangan ini menjawab menjawab kepercayaan saya terhadap mereka.”

Pemain Tenaga Baru, Anjelin Rosmika yang dimintai pendapat seusai pertandingan mengatakan bahwa MP Samator  yang tampil lebih padu layak untuk menang. “Olahraga ini dimainkan secara tim, dan tim kami belum cukup latihan bersama-sama karena kendala jarak. Kami harus lebih banyak berlatih bersama untuk meraih hasil yang lebih baik di seri selanjutnya.”  Team Effort memang menjadi kunci kemenangan MP Samator atas Tenaga Baru pada pertandingan ketat ini, Kepala Pelatih Nina Yunita melakukan rotasi merata sepanjang pertandingan. “Saya sulit untuk tidur semalaman memikirkan bermain di pertandingan penting seperti ini tanpa hadirnya Isabelle di lapangan, anak-anak menjawab tuntas hal ini dengan performa mereka yang luar biasa.” pungkas Nina Yunita.(TSA)

Foto: Mei Linda