(srikandicup.com) - Tim Nasional Indonesia merampingkan susunan pemain dalam proses seleksi nasional yang berlangsung di Cirebon dengan mencoret dua nama dari 16 pemain yang mengikuti pemusatan latihan di Cirebon sejak 23 April lalu dalam persiapan untuk Asian Games XVIII yang akan diadakan di Indonesia pada bulan Agustus mendatang. Nama-nama yang dicoret dari proses seleksi ini adalah Dora Lovita (Merpati Bali) dan Putu Eka Liana Febiananda (Merpati Bali). Keputusan ini diambil atas beberapa pertimbangan yang dilakukan oleh tim pelatih dan manajemen tim nasional. Salah satunya untuk merampingkan jumlah pemain dalam mempersiapkan tim nasional untuk kompetisi mendatang, pada Asian Games nantinya, hanya ada slot untuk 12 nama pemain saja dalam satu tim. Dari 14 nama yang masih saling bersaing dalam tim, nantinya akan dicoret dua nama lagi sebelum tim memasuki masa akhir persiapan.

"Saat ini proses seleksi Tim Nasional Indonesia tinggal menyisakan 14 nama pemain. Ke-14 nama ini akan melakukan uji-tanding ke Korea Selatan sebelum dirampingkan menjadi 12 nama."

Dora Lovita musim yang lalu menjadi nyawa bagi permainan Merpati Bali, sumbangan poin dari Dora, terutama melalui tembakan-tembakan perimeter kerap kali menjaga nyala asa tim asuhan Bambang Asdianto Pribadi ini. Selain itu Dora juga memiliki catatan impresif dalam hal rebound di Merpati Bali yang pada musim ini secara bergantian harus ditinggal pemain-pemain center mereka baik karena panggilan tim nasional, cedera, maupun kepentingan akademis. Sementara Eka Liana yang juga bermain untuk Merpati Bali memiliki keunggulan dalam hal postur tubuh yang tinggi. Eka merupakan pemain center tertinggi kedua di liga, setelah Gabriel Sophia. Meski demikian, Eka yang masih duduk di bangku kelas 12 ini tidak mendapat banyak kesempatan bermain musim ini karena musti absen pada beberapa seri Srikandi Cup karena fokus menyelesaikan pendidikanya.

Eka timnas
Eka Liana, salah satu talenta paling muda yang dipanggil dalam seleksi nasional. (Mei Linda/Srikandi Cup)

 

Arif Gunarto, kepala pelatih tim nasional menjelaskan, alasan dibalik pencoretan ini salah satunya karena sektor big man tim nasional yang padat. "Alasanya murni karena kebutuhan tim. Sebelum pencoretan, tim nasional memiliki 7 pemain di sektor tersebut, karenanya kita kurangi." Kepada kami Arif juga menjelaskan bahwa dalam rencananya, tim nasional akan menggunakan 5 big man saja. "Kami ingin big man yang cepat dan kokoh dalam bertahan." Selanjutnya Tim Nasional Indonesia akan melakukan pencoretan terhadap 2 nama lagi, untuk mengecilkan jumlah pemain hingga menjadi 12 nama saja. "Kami hanya memiliki slot untuk 12 nama pemain, sepulang dari Korea kami akan mencoret 2 nama lagi untuk menggenapi itu." ujar Arif Gunarto lagi. Adapun nama-nama yang tercoret tetap akan disiapkan sebagai stand by players yang akan kembali dipanggil bila ada pemain yang menderita cedera dalam proses latihan nanti.

Dengan tersisihnya Dora Lovita dan Eka Liana, saat ini proses seleksi Tim Nasional Indonesia tinggal menyisakan 14 nama pemain. Ke-14 nama ini akan melakukan uji-tanding ke Korea Selatan dan diseleksi sekali lagi oleh tim pelatih sebelum dirampingkan menjadi 12 nama untuk mewakili Indonesia di Asian Games mendatang. Uji tanding ke Korea Selatan sendiri akan dilakukan pada akhir bulan Juni ini, tim nasional akan tinggal selama 20 hari di negeri gingseng dan menghadapi lawan-lawan dari WKBL (liga basket putri korea) dan tim-tim universitas yang ada disana. Meski tersisih, Dora dan Eka tetap memiliki kesempatan untuk bergabung bersama tim nasional dalam perjalanan ke Korea Selatan nanti. Manajer Tim Nasional Indonesia, Wahyu Gunarto menerangkan bahwa ke-16 pemain yang telah berlatih bersama beberapa waktu yang lalu akan tetap diberangkatkan ke Korea Selatan. "Ini merupakan salah satu bentuk apresiasi kami terhadap usaha keras yang mereka berikan setiap hari selama proses latihan yang lalu. Mereka tetap kami fasilitasi untuk berangkat ke Korea Selatan bersama-sama dengan tim, namun mereka memiliki hak dan kewajiban yang berbeda mengingat status mereka saat ini sudah tersisih dari proses seleksi."  Meski demikian, manajemen tim nasional mengembalikan keputusan kepada Dora dan Eka apakah akan bergabung dalam kegiatan tim nasional di Korea Selatan atau tidak.

dora lovita timnas
Dora Lovita bermain reguler untuk Merpati Bali pada musim kompetisi ini. (Mei Linda/Srikandi Cup)

 

Pencoretan ini seperti pengulangan bagi Dora. Dora juga pernah dicoret saat mengikuti seleksi Tim Nasional Indonesia untuk SEA Games Kuala Lumpur tahun lalu. Kala itu kepala pelatih tim nasional, Kim Dong-Won tidak memilih Dora ke tahap seleksi selanjutnya. Dari segi usia, kedua pemain ini masih terbilang cukup muda, dimana Dora Lovita tahun ini masih berusia 23 tahun dan Eka Liana berusia 18 tahun. Keduanya masih memiliki jalan yang panjang dan potensi untukmenjadi tulang punggung tim nasional di masa yang akan datang. (TSA)

Adapun 14 nama pemain yang masih dipertahankan dalam seleksi ini adalah:

  1. Helena Tumbelaka
  2. Henny Sutjiono
  3. Dyah Lestari
  4. Natasha Debby
  5. Tiara Aulia Denaya
  6. Ivonne Sinatra
  7. Clarita Antonio
  8. Pricillia Karen
  9. Vonny Hantoro
  10. Gabriel Sophia
  11. Kadek Pratita Citta Dewi
  12. Adelaide Wongsodihardjo
  13. Nathaia Claresta Orville
  14. Christine Aldora Tjundawan

 

Foto-foto oleh: Mei Linda