YOGYAKARTA –  Derby Jakarta mewarnai pertandingan playoffs di Pool B, saat Tanago Friesian dan Scorpio bertemu di pertandingan kedua hari pertama babak playoffs penyisihan grup B yang berlangsung di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Senin (22/4/2019). Dalam laga ini Tanago Friesian berhasil menaklukan seterunya Scorpio 73-53.

Tanago Friesian Jakarta bermain lebih agresif dengan menerapkan stratergi full court press di awal. Upaya ini terbukti ampuh. Christine Tjundawan yang bertindak sebagai kapten tim, langsung memimpin rekan-rekannya dalam menggalang perolehan angka. Di kuarter ini ia berhasil mencetak tujuh poin, sekaligus membawa Tanago unggul sementara 12 angka (20-8). Tidak hanya Christine yang tampil cemerlang di awal, nama lainya yang patut di kedepankan adalah Stella Fabiola, pemain yang datang dari bangku cadanga. Stella berhasil membuat enam angka di kuarter pertama ini lewat dua kali eksekusi tembakan tiga angka beruntun yang dibuatnya.

Stella Fabiola kembali mempertegas keunggulan timnya pada kuarter kedua, ia mampu mencuri bola dan membawanya bebas ke area lawan dan menambah skor menjadi 37-25. Absennya pemain center andalan Scorpio Jakarta di game ini Priscilla Annabel Karen, memang  membuat permainan tim asuhan Budi Wardoyo tersebut sedikit timpang. Sebaliknya, Tanago semakin nyaman untuk mengumpulkan pundi-pundi angkanya kembali. Menutup kuarter kedua, skuad asuhan Abrizalt Hasiholan tersebut masih tetap unggul 41-29. Kemenangan Tanago di dua kuarter awal di karenakan mereka menguasai paint area lawan (mencetak 22 poin) dan memanfaatkan kesalahan yang di buat oleh lawan.

Dua kuarter berikutnya Tanago berhasil kembali memaksimalkan kekuatannya. Christine Tjundawan kembali bermain gemilang, menutup kemenangan Tanago pada game hari ini, pebasket berparas cantik asal Surabaya tersebut bahkan sukses mengoleksi raihan double-double (21 poin, 11 rebound), ia pun turut mencetak dua assist, tiga steal dan satu blok. Nur Rahmawati, kapten tim Scorpio Jakarta menjadi topskor untuk timnya, ia berhasil mencetak 17 poin, satu rebound dan tiga steal.  Di pertandingan ini Tenaga Baru sangat produktif mencetak angka dari kesalahan lawan (31 poin), mereka juga unggul dalam koleksi rebound (47 berbanding 37), assist (18/10).

“Absennya Karen memang sedikit mempengaruhi kami, tapi itu bukan alasan mutlak, kami kurang greget dan siap, selanjutnya kami harus mengevaluasi permainan kami dan tampil lebih baik lagi,”ucap Nur Rahmawati.

“Persiapan kami lebih baik, mengingat ini babak playoffs yang sangat serius dan sekaligus menentukan, game plan tadi juga berjalan dengan baik. Kami semua harus terus menjaga penampilan kami seperti ini pada pertandingan selanjutnya, “kata Christine Tjundawan yang juga merupakan salah satu tulang punggung tim PON Jatim  tersebut. (DPA)