(srikandicup.com) - Tim Nasional 3x3 Indonesia yang berkesempatan mengikuti Piala Dunia 3x3 2018 di Manila, Filipina harus menelan dua kekalahan pada hai pertama. Pada pertandingan pertama, Indonesia yang diperkuat oleh Fanny Kalumata (Tenaga Baru Pontianak), Husna Latifah, Yusranie Assipalma (Merpati Bali), dan Jovita Elizabeth (Surabaya Fever) harus mengakui keunggulan Republik Ceska dengan skor 11-22. Pada pertandingan ini, Indonesia melakukan 9 turnovers yang mampu dimanfaatkan pemain Republik Ceska untuk mencetak angka. Akurasi tembakan 1 angka Indonesia di dalam busur juga menjadi salah satu sumbangsih utama minimnya perolehan poin Indonesia dalam pertandingan ini.Hanya Ranie, dan Jovita yang mampu mebukukan lebih dari 1 poin pada pertandingan menghadapi Republik Ceska.

"Hasil dari dua pertandingan ini memberatkan langkah Indonesia untuk lolos ke babak selanjutnya di Piala Dunia 3x3."

Kala bertanding melawan Malaysia, Indonesia menampilkan permainan yang lebih baik dan padu dibandingkan pertandingan pertama. Masih dipimpin oleh Jovita, dan Ranie dalam perolehan poin, Indonesia yang mencetak 14 angka dan bermain dengan baik harus menelan pil pahit akibat tembakan-tembakan akurat dari Fok Yee Yap yang sepanjang pertandingan ini berkontribusi terhadap separuh poin dari Malaysia. Yap mencetak 12 angka yang berasal dari 4 tembakan 1 angka dan 4 tembakan 2 angka. Pada tengah pertandingan, Malaysia terkungkung dalam situasi team foul mampu dieksplotiasi dengan baik oleh Jovita Elizabeth. Pemain asal Surabaya Fever ini beberapa kali mendapat tembakan bebas dan mampu memperoleh 5 poin hasil dari tembakan-tembakan bebas sekaligus mempersempit jarak angka dari tim lawan. Pertandingan berakhir dengan skor 14-21 untuk keunggulan Malaysia.

yee yap shooting (MAS)
Fook Yee (35) menjadi mimpi buruk Indonesia dengan tembakan-tembakan akuratnya. (FIBA 3x3)

 

Hasil dari dua pertandingan awal ini memberatkan langkah Indonesia untuk lolos ke babak selanjutnya di Piala Dunia 3x3. Indonesia harus meraih dua kemenangan atas Italia dan Turmeknistan pada pertandingan-pertandingan selanjutnya untuk lolos. Tim Indonesia sendiri dibentuk secara mendadak dan nyaris tampil tanpa persiapan mumpuni, ini dikarenakan konfirmasi partisipasi Indonesia yang baru diberikan kurang dari 1 minggu menjelang penyelenggaraan oleh FIBA. Indonesia tampil menggantikan Venezuela yang terkendala urusan visa. (TSA)

 

Foto-foto oleh: FIBA 3x3