(srikandicup.com) - Dalam rangkaian persiapan menuju Asian Games 2018, 3 pemain Tim Nasional 3x3 Indonesia dikirim ke Belanda untuk melakukan rangkaian uji tanding di beberapa kota. Ketiga pemain yang diberangkatkan adalah Ayu Sriartha (Merpati Bali), Jovita Elizabeth (Surabaya Fever), dan Christie Apriyani Rumambi (Merah Putih Samator), ketiganya meninggalkan Jakarta pada 23 Juni tengah malam. Manajer Tim Nasional 3x3 Indonesia, Fareza Tamrella beberapa waktu lalu di Jakarta menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari persiapan tim nasional menjelang Asian Games mendatang. Selain Belanda, beberapa pemain juga akan dikirim ke Serbia.

Tim yang berangkat menuju ke Belanda akan bertanding dalam 4 kejuaraan di 4 kota yang berbeda di Belanda. Keempatnya merupakan bagian dari "Streetball Masters", kejuaraan 3x3 tahunan yang rutin digelar setiap musim panas di berbagai kota di Belanda. Jovita, dkk akan mengawali rangkaian tur Belanda di kota Weert (24 Juni), Herenveen (30 Juni), Utrecht (1 Juli), dan Rotterdam (14 Juli). Menggunakan nama tim INA 23, mereka tergabung dalam kategori U23, dimana mereka akan bersaing menghadapi pemain-pemain dari kategori usia di bawah atau sama dengan 23 tahun. Sejauh ini, INA 23 merupakan satu-satunya tim dari Asia yang berada dalam kategori U23.

Secara logistik, pemilihan Belanda sebagai pusat uji tanding tim nasional merupakan keputusan yang rasional. Ukuran negara tersebut yang tidak terlalu luas, dan koneksivitas kereta api yang baik akan menjadi faktor kunci bagi tim nasional untuk menjalani aktivitasnya dengan lancar selama di Belanda. Perjalanan dari Hereveen ke Utrecht misalnya dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 4 jam menggunakan kereta api. Ditambah padatnya jadwal turnamen Streetball Masters akan menjadi keuntungan tersendiri bagi tim nasional untuk menimba pengalaman bertanding.

Dua Nama Dicoret

Sebelumnya, tim nasional melakukan perombakan-perombakan dalam hal komposisi pemain. Dari 6 pemain yang mengikuti seleksi dan bergantian diberangkatkan mewakili Indonesia pada berbagai kejuaraan selama dua bulan terakhir, terdapat 2 nama yang digeser menjadi stand by players (dicoret). Adalah Yusranie Assipalma (Mewakili Indonesia pada Piala Dunia 3x3, dan Kejuaraan Asia 3x3), dan Lea Elvensia Kahol (Juara Piala Asia 3x3 u18) yang berubah statusnya menjadi stand by players. Sementara itu, tim nasional juga memasukkan nama-nama tambahan dalam proses seleksi beberapa waktu lalu, Delaya Maria (Tenaga Baru Pontianak), Husna Latifah (Merpati Bali), dan Eka Liana (Merpati Bali) dimasukkan dalam daftar seleksi. Husna, yang juga memperkuat Indonesia pada Piala Dunia 3x3 lalu tidak menghabiskan banyak waktu di 3x3 Indonesia, belum lama ini Ia sudah dicoret dari daftar seleksi. Sedangkan Eka sebelumnya bergabung bersama pelatnas intensif Tim Nasional Indonesia di Cirebon.

ranie WC 3x3
Yusranie saat berlaga di Piala Dunia 3x3. (c) FIBA

 

Dari proses seleksi yang dilakukan saat ini, Tim Nasional 3x3 Indonesia nantinya akan memasukkan 4 nama yang dipilih untuk berlaga pada Asian Games mendatang, sebelumnya tim nasional juga akan berlaga pada turnamen satelit Utsunomiya Masters, di Jepang. Hingga saat ini, pemain-pemain yang masih aktif dalam proses seleksi adalah Ayu Sriartha, Christie Rumambi, Jovita Elizabeth, Eka Liana, Regita Pramesti, dan Delaya Maria. (TSA)  

Foto Oleh: Mei Linda & FIBA 3x3